Penelitian menyebutkan polusi udara terutama yang berhubungan dengan lalu lintas bisa menyebabkan bercak di kulit perempuan. Riset yang dipublikasikan dalam journal of investigate dermatology itu meneliti sekelompok perempuan jerman ras kaukasoid usia 67 hingga 80 tahun dan sekelompok perempuan ghina berusia 28-70 tahun.
Grup yang terdiri dari perempuan jerman menghabiskan 2,6 jam sehari di bawah paparan matahari sedangkan grup kedua selama 3,5 jam. Riset menunjukan paparan nitrogen dioxide berpengaruh dalam terbentuknya lentigo di pipi perempuan jerman dan china berusia 50 tahun ke atas. Lentigo adalah bercak berwarna gelap kecil di kulit yang awalnya muncul dalam bentuk titik-titik kecil. Titik-titik itu bisa membesar dan menyebar di wajah, lengan bawah, tangan, dan badan.
Para peneliti dari ivf-leibniz research institute for environmetal medicine, dusseldorf, jerman, percaya gas yang dikeluarkan oleh kendaraan bermotor di jalan raya bertanggungg jawab atas pigmentasi ini. Sebagai perempuan aktif, kita tentu tidak bisa hanya berdiam diri di rumah.
Kita butuh banyak beraktifitas di luar rumah sehingga mau tidak mau harus berhadapan dengan polusi udara. Apalagi mereka yang tinggal di kota besar atau daerah industri, tentu tingkat polusinya lebih tinggi. Untuk melindungi kulit dari kerusakan akibat polusi, kamu bisa melakukanya dari dalam maupun dari luar.
- Melindungi dari dalam bisa dilakukan dengan mengkonsumsi makanan atau minuman yang mengandung vitamin C dan antioksidan. Kamu juga harus banyak minum air agar kulit tidak mengalami dehidrasi.
- Sedangkan, dari luar bisa dilakukandengan rajin membersihkan wajah dan memakai pelembab serta tabir surya. Gunakan pembersih wajah yang membersihkan sampai ke dalam dan tidak memiliki bahan yang keras agar tingkat ph tetap terjaga.
ARTIKEL TERKAIT :

0 komentar:
Post a Comment